AKULAH
SI PENGAGUM SASTRA, PENIKMAT MUSIK, PECINTA FILM, PENYUKA BIRU.
Pengagum Sastra, telah lama ku
mengaguminya. Jatuh hatiku padanya. Kata demi kata yang kau punya, berhasil
menghipnotisku dan menyulapku menjadi seseorang yang ingin terus mempelajarimu.
Memahamimu. Mendalami maknamu. Sastra itu luas, mendominasi di penjuru dunia. Pun,
sastra mengedepankan keindahan bahasa agar dapat menyentuh jiwa dari si
pembacanya.
Penikmat Musik, lantunan nada yang
membentuk melodi darimu sungguh memukau. Mempesona hingga membuatku terpana.
Kau mampu menyentuh lubuk hati yang paling dalam sekalipun, itulah kehebatanmu.
Kau mampu membuat semua insan yang mendengarmu turut larut dalam keheningan
malam.
Pecinta Film, engkau dikenal sebagai gambar
hidup atau foto bergerak yang merupakan serangkaian gambar diam. Kau
mampu membuat si penonton turut menikmati alur demi alur yang kau punya. Kau
mampu membuat orang berlama-lama menatap layar hanya untuk menunggu misteri
yang kau punya terbongkar satu-persatu. Jalan ceritamu membuat semua orang
penasaran, membuat mereka rela menontonmu hingga kau berhenti berputar.
Penyuka biru, semua yang bernuansa biru
nan sendu, ku menyukainya. Menurutku, biru bukan sekedar warna, namun ia
merupakan pelengkap keindahan langit di siang hari dan mampu membuat awan
menjadi tak pucat hingga lebih menentramkan hati ketika dipandang. Ia
mendominasi di muka bumi ini. Dapat ditemukan dimanapun langkah kakimu menuju.
Si penyuka biru ini tidak pernah bosan memandangi segala hal berbau biru.
Karena sekali lagi, biru bukan sekedar warna. Namun siap menjadi pelengkap, dan
membuat siapapun yang menatapnya tak ingin beralih pandangan kemanapun kecuali
padanya.















