Rabu, 11 Juli 2018

Hanya redup, tidak mati

Memang benar usahaku pernah gagal,
Aku pun sering tersandung bahkan terjatuh,
Namun aku bangkit berkali-kali.

Cahayaku memang sempat redup,
Namun semangatku tetap hidup.
Membara sampai ke tulang rusukku.
Menyatu padu dalam jantungku.

Siapa yang mengharap kecewa?
Tak satupun ada.
Segala pengharapan yang kau tumpahkan pada orang lain,
Kan berujung kecewa.

Dari sini ku belajar percaya pada diriku sendiri.
Tak bisa mengharap apapun dari orang lain,
Ketika kenyataan tak berjalan sesuai harapan,
Masih banyak harap yang terukir indah jauh di sana.
Gapailah. Dapatilah ia sampai kau temukan cahayamu yang sempat redup,
Lalu kau menggantinya dengan cahaya mentari
Yang bersinar sepanjang hari
Dan berganti dengan sinar rembulan
Yang menyinari persinggahan di bumi.

Namira Salsha Delviani.
Pertengahan Juli, 2018.  

0 komentar:

Posting Komentar