Rabu, 16 Januari 2019

Mati Rasa

Helaan napas terdengar mendesak,
Irama detak jantung tak beraturan,
Rona mentari bersembunyi dibalik awan pagi,
Gemerlap bintang berlomba-lomba memenuhi isi langit,
Mati rasa terlalu lama mendamba,
Hingga tak berujung bersama.
Seluruh isi langit menceritakan kisah kita,
Yang kian kadaluarsa.
Tapi tak apa,
Karena buatku,
Kebahagiaanmu yang paling utama.
Selamat berbahagia. 



Teruntuk kamu yang di sana,
Sedih tak berlangsung lama,
Begitu pula bahagia,
Semuanya sementara.
Jadi, mengapa harus merana dibuatnya?
Biarlah mengalir hingga bertemu muara.

Mari berdiskusi. :)
Meet me on : namirasalsha

0 komentar:

Posting Komentar