Rabu, 10 Juli 2019

Berujung kecewa

Siapa di sini yang pernah menaruh harapan pada seseorang?
Hayo acungkan tangan🙂

Tak apa,
Ku rasa setiap insan di muka bumi ini pernah berharap pada insan lainnya.
Itu hal yang wajar.
Yang perlu ku tekankan di sini adalah,
Jangan berharap banyak pada manusia.
Karena kan berujung kecewa. ã…¡

Mengapa aku bisa bilang demikian?
Karena aku pernah berharap pada manusia dan selalu berujung kecewa.
Jadi kamu tahu kan musti berharap pada siapa yang takkan mengecewakan kita?
Yap, bener banget!
Berharaplah pada Allah.
Allah lah yang menggenggam hati manusia.
Siapa sangka,
Ia pula yang berkuasa untuk membolak-balikkan hati hamba-Nya.
Yang tadinya doi kamu cinta mati sama kamu,
Bisa aja besok cinta nya sama orang lain,
Lalu kamu menilainya berubah.
Tidak, dia masih orang yang sama.
Namun hatinya saja yang sudah tak lagi padamu.

Siapa di sini yang pernah diberi janji manis oleh seseorang yang di sayang?
Lagi sayang-sayangnya,
Lagi kesemsem banget tuhkan ya,
Diberi harapan semacam ini,
"Aku sayang sama kamu. Aku nggak tertarik sama cewek lain."
Kalau kamu percaya dengan perkataannya yang demikian,
Sudah terlanjur,
Tak apa.
Tetapi, ku sarankan jangan terlalu percaya. Karena perasaan manusia itu hakikatnya mudah berubah-ubah.
Mungkin memang tak semudah itu berpaling,
Tapi siapa sangka, apabila ada seseorang lain yang dianggapnya lebih mengasyikan dan menyejukkan daripada kamu?
Kamu bisa apa?
Itu pilihanmu mau percaya atau tidak.
Tetapi aku sudah memberi kemungkinan yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu.
Itu artinya,
Kamu harus selalu menyiapkan hati dan segudang kelapangan dada untuk menerima apa apa saja yang mungkin dapat terjadi di kemudian hari.

Apabila kamu dijanjikan ini itu sama si dia,
Coba kamu perhatikan apakah tindakannya mengarah pada yang sudah dijanjikan?
Apakah dia merencanakan sesuatu untuk mencapai tujuan yang sudah dijanjikan olehnya?
Kalau kelihatannya ia tak melakukan atau mengusahakan apa-apa,
Coba kamu tanyakan kembali pada dirimu sendiri.
Apakah kamu pantas mempercayainya?
Percaya pada seseorang boleh,
Tetapi lihat-lihat juga apakah orangnya itu benar-benar dapat dipercaya ataukah tidak.
Tetapi lagi-lagi jangan mudah diperdaya oleh janji manisnya,
Terkadang janjinya saja yang manis.
Kenyataannya pahit.

Siapa di sini yang pernah merasakan sedih, marah, kecewa pada diri sendiri karena telah memercayai orang yang salah?
Kecewa boleh,
Sedih boleh,
Tapi jangan berlarut-larut, karena kamu harus segera bangkit dari keterpurukanmu sekarang juga!
Karena apa?
Ya, benar.
Kebahagiaan yang selanjutnya akan segera datang bahkan tanpa disangka-sangka.
Allah menunjukkan pada kita dengan beberapa pertanda,
Pernah dengar kalimat ini?
"Allah mematahkan hatimu demi menyelamatkanmu dari orang yang salah."
Aku orang ke sekian yang percaya akan kalimat ini.
Singkat, padat,
Namun tepat dan akurat.

Patah hati itu ada manfaatnya loh,
Kita jadi lebih kuat.
Lebih berhati-hati menjaga hati.

Bagaimana kita bisa bertemu dengan orang yang tepat apabila kita masih bersama orang yang salah?
Pasti kamu pernah berkata,
"Kenapa sih Allah ngasih ujian segini beratnya?"
"Kenapa sih gue harus patah hati? Sedangkan temen-temen gue bahagia-bahagia aja sama pasangannya."
Hey, don't be worry.
Allah sudah menyiapkan yang lebih baik untukmu.
Karena Allah mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.
Jadi, yuk berpikir positif kalo Allah pasti punya maksud yang baik ngasih ujian dalam bentuk terselubung ini.
Kalau kamu berpikir positif atas apa yang Allah kehendaki,
InsyaAllah, yang terjadi pun hal yang positif-positifnya aja.

Apapun yang terjadi pada hidupmu,
Itu bagian dari suratan yang sudah digariskan.
Mau nggak mau harus kita terima dan hadapi,
Pahit manisnya.
Ingat, Allah tak pernah mengecewakan hamba-Nya.
Tapi Allah selalu punya cara untuk memberi pertanda,
Baik atau burukkah ia yang kau sayang untukmu.

Semangat!
Jalani hidupmu dengan penuh senyuman,
Karena siapa sangka,
Senyummu dapat membuat hari orang lain menjadi lebih berwarna.
Selamat malam😀

Wanna discuss something?
Line id: namirasalshaa
See you!

0 komentar:

Posting Komentar